Dampak Buruk Terlalu Sering Melakukan Masturbasi

Onani-Masturbasi

Sebagian besar diantara kita pasti sudah tahu apa itu onani/masturbasi, bahkan mungkin bagi sebagian kalangan pria pernah melakukannya. Bagi yang ingin tahu atau bahkan sudah tahu namun ingin tahu lebih mendalam mari kita bahas sejenak apa itu onani/masturbasi serta apa saja dampak positif maupun negatif melakukan onani/masturbasi.

terlalu sering melakukan onaniDampak Buruk Terlalu Sering Melakukan Masturbasi

Onani-Masturbasi  yaitu rangsangan fisik terhadap alat kelamin agar menghasilkan rasa nikmat. Jika hal ini dilakukan oleh lelaki yang sudah akil baligh akan menyebabkan keluarnya air sperma  dari kemaluan yang dibarengi dengan perasaan yang sangat nikmat di sekujur tubuh. Namun ternyata terlalu sering melakukan onani/masturbasi memiliki dampak buruk bagi yang melakukannya. Dampak buruk terlalu sering melakukan masturbasi akan dibahas dalam tulisan berikut.

Di usia muda perilaku untuk melakukan Masturbasi akan terjadi secara alamiah, tanpa disadari bahwa yang dilakukan tersebut adalah perilaku Masturbasi. Karena merasakan kenikmatan pada saat melakukannya maka Masturbasi itupun di ulang dan di ulang lagi. Pada saat usia remaja muda yang memiliki banyak waktu sendirian tanpa aktivitas, masturbasi biasanya sering diulang. Hal tersebut akan terus dilakukan sampai satu waktu ada informasi bahwa masturbasi dapat menyebabkan berbagai penyakit misalnya disfungsi ereksi, sulit punya anak ataupun masturbasi adalah dosa, lalu berusaha menyetop masturbasi. Hal-hal tersebut hanya beberapa dampak buruk terlalu sering melakukan masturbasi, masih banyak lagi dampak buruk terlalu sering melakukan masturbasi yang tentunya akan dibahas secara mendalam dalam tulisan ini.

Masturbasi atau Onani pasti memiliki dampak baik itu positif maupun negatif namun kecendrungan dari dampak tersebut adalah negatif berikut dampak  atau yang efek ketika terlalu sering Onani atau Masturbasi :

Hampir 99% remaja laki-laki di dunia ini pada umumnya pasti sudah pernah melakukan masturbasi / onani, biasanya dilakukan antara umur 17 s.d 20 tahun. Banyak pandangan yang mengungkapkan ‘kebiasaan’ ini normal, dan tak jarang yang mengatakan ini tidak baik. Pada dasarnya semua hal yang berlebihan akan berdampak buruk. Jadi dampak buruk terlalu sering melakukan masturbasi pastinya bukan isapan jempol belaka.

Jika dilihat dari sisi seksologi, melakukan masturbasi adalah ‘biasa’ karena dorongan hormon testosteron sedang aktifnya pada umur 17 s.d 20 tahun. Jika dilihat dari sisi norma manusia dan agama, sudah pasti dilarang. Jadi, mana yang benar?

Tulisan ini menelaah lebih jauh kebaikan dan keburukan dari masturbasi / onani bagi para remaja laki-laki.

Keuntungan Melakukan Masturbasi

Keuntungan melakukan masturbasi tentunya bukanlah hal positif yang akan diperoleh dari melakukan masturbasi. Yang dimaksudkan keuntungan disini hanya keuntungan yang hanya dipandang dari sisi luar dan hanya bersifat sekali pikir tanpa adanya pikiran panjang lainnya dan sebagian besar bersifat mitos saja, yakni :

  • Agar tidak ‘kaget’ pada MP / Malam Pengantin / Malam Pertama.
  • (Katanya) Mr. P bisa besar, panjang, dan kuat. (ini tidak benar)
  • Mencegah kanker prostat. (mungkin ya, mungkin tidak)

Dampak Buruk Terlalu Sering Melakukan Masturbasi

Dampak buruk terlalu sering melakukan masturbasi lebih bersifat nyata dan berdasarkan berbagai macam penelitian, yaitu antara lain :

(Secara Fisik)

  • Berpotensi terhadap ejakulasi dini kelak jika melakukan hubungan seksual dengan istri.
  • Resiko terserang kanker prostat di usia senja makin besar.
  • Kemungkinan Mr. P dan Testis ‘cepat rusak’.
  • Konsentrasi susah / sulit fokus.
  • Tidur tidak nyenyak / insomnia.
  • Jantung berdebar terus menerus.
  • Paru-paru bekerja tidak optimal / nafasnya cepat.
  • Kepala sering pusing.

(Secara Mental)

  • Perasaan bersalah setelah masturbasi / onani
  • Pada beberapa kasus, banyak anak muda yang kecelakaan ketika beraktifitas / bekerja akibat tidak fokus / konsentrasi.
  • Jadi sering melamun.
  • Berpotensi terserang penyakit psikologi yang bernama ‘Bipolar Disorder’ (Gangguan Bipolar), jika terserang penyakit ini akan sulit disembuhkan, obatnya adalah kekuatan iman. Hasil dari penyakit ini jika makin parah akan menjadi sex maniac / seks maniak.
  • Jika sudah terbiasa masturbasi / onani, maka ketika ditahan untuk tidak melakukannya, sang sperma akan keluar dengan sendirinya (ini kasus paling kronis). Karena ini adalah hasil dari perintah otak yang tidak dapat ‘menahannya’.
  • Mudah marah, pelampiasannya adalah masturbasi.

Bagaimana? Kaget? Bingung? Memang fakta-fakta di atas adalah benar adanya. Jadi, cegahlah sejak dini. Lalu, bagaimana cara mencegah dampak buruk terlalu sering melakukan masturbasi?

Ini caranya:

  • Rajin beribadah / mendekatkan diri ke agama dan hal-hal yang dianjurkan agama.
  • Lakukan kegiatan positif seperti main game / gaming, baca buku, nonton TV / Bioskop / DVD, Browsing dsj.
  • Hindari pikiran, ucapan, dan perbuatan yang berjenis pornografi / pornoaksi.
  • Cari pergaulan/teman yang positif / membangun diri kita.
  • Jangan nonton / download / lihat hal-hal yang menjurus ke arah pornografi / pornoaksi dalam bentuk apapun.
  • Jika punya ‘koleksi’ di komputer, rak, dan tempat-tempat ‘rahasia’ lain. Binasakan semuanya sedini mungkin.
  • Dengarlah lagu-lagu yang ‘ear-friendly’. Jangan mendengar lagu-lagu dugem. Bisa memunculkan pikiran negatif.
  • Kendalikan dirimu sendiri.
  • Jika teman/relasi/keluarga mengajak beraktifitas / jalan-jalan, usahakan ikut berpartisipasi, jika anda sering berada di rumah / kamar sendirian, makin besar potensi anda untuk masturbasi / onani.
  • Jangan melamun.

Terlalu sering melakukan masturbasi akan menjadikan yang melakukannya menjadi ketagihan dan ingin melakukannya secara terus menerus. Kecanduan yang diakibatkan karena terlalu sering melakukan masturbasi berakibat sangat buruk yaitu menyebabkan penurunan dari kualitas sperma dan juga menurunkan pula kuantitas sperma tersebut, belum lagi masalah lainnya yang tentunya sangat banyak sekali.

Bagi siapapun yang mengalami penurunan pada kualitas spermanya, sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi obat pengental sperma Semen Booster. Semen Booster sangat baik untuk digunakan karena akan meningkatkan kekentalan sperma tanpa menimbulkan efek samping negatif apapun, karena 100% terbuat dari bahan  herbal alami.

Masalah lain yang sering kali dialami oleh pria dan sangat sulit untuk disembuhkan adalah masalah ejakulasi dini. Masalah ejakulasi dini sangat perlu untuk disembuhkan karena ejakulasi dini akan menimbulkan masalah lain yang sangat besar yaitu mengganggu keharmonisan keluarga karena efek belum terpuaskannya sang istri.

Untuk mengatasi ejakulasi dini dapat disembuhkan dengan obat kuat herbal spray Durevel. Durevel adalah obat spray untuk pria agar tahan lama saat berhubungan intim dengan istri.

Untuk Informasi Pemesanan Silahkan Hubungi Customer Service kami Via Telephone, SMS,  BBM, WA Dan Email